Seminar Model Pembangunan Pariwisata Berbasis Masyarakat di Bali

Seminar CBT_Banner Facebook

Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud bekerja sama dengan Konsorsium Riset Pariwisata Unud akan menggelar seminar membahas model-model pembangunan pariwisata berbasis masyarakat (community based tourism) di Aula Pascasarjana Kampus Unud Sudirman, Senin, 30 November, pk. 15-17.30. Seminar terbuka untuk umum dan gratis.

Menurut Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata, Prof. I Nyoman Darma Putra, seminar ini bertujuan untuk merangkum model-model community based tourism (CBT) yang berkembang di Bali. “Ada beberapa desa yang berhasil mengembangkan potensi daerahnya menjadi daya Tarik wisata yang menguntungkan, saatnya kita mengambil pelajaran atau meneladaninya,” kata Darma Putra. Untuk itu, akan dibahas empat model CBT dari empat kabupaten yaitu yang ada di Buleleng, Tabanan, Badung, dan Gianyar, dengan pembicara sebagai berikut:

  1. I Gusti Agung Prana tentang “Model Community Based Tourism di Pemuteran Buleleng”. Pembicara adalah tokoh sentral dalam pengembangan pariwisata berbasis masyarakat khususnya taman karang laut di Pemuteran.
  2. I Nyoman Tingkat,M.Hum. tentang “Model Community Based Tourism Pantai Pendawa, Kuta Selatan”. Pembicara adalah warga dari Pantai Pandawa yang sehari-hari bekerja sebagai Kepala Sekolah SMAN Kuta Selatan.
  3. I Putu Krisna Arta Widana, SST.Par.,M.Par. tentang “Model Community Based Tourism Tanah Lot, Tabanan”. Pembicara adalah alumnus Prodi S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud yang menulis tesis tentang Tanah Lot.
  4. Fatrisia Yulianie, SST.Par.,M.Par. “Model Community Based Tourism Ceking, Gianyar”. Pembicara adalah alumnus Prodi S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud yang menulis tesis tentang Ceking.

Seminar akan dipandu oleh moderator Dr. Ida Bagus Gde Pujaastawa,M.A., antropolog Universitas Udayana dan dosen Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud.

Keseluruhan presentasi dan tanya jawab akan dirangkum oleh komentar Prof. Dr. K.G. Bendesa, M.A.D.E., Ketua Program Studi Doktor Pariwisata Universitas Udayana.

Tim perumus dari Konsorsium Riset Pariwisata (KRP) Unud akan merangkum isi seminar untuk diterbitkan menjadi buku model pembangunan CBT di Bali.

“Harapan kami, praktik pengelolaan yang baik bisa diteladani oleh masyarakat lain di Bali dan Indonesia sesuai potensi dan kondisi masing-masing,” ujar Dr. Anak Agung Suryawan Wiranatha, Ketua KRP Unud.