Orientasi Akademik bagi Mahasiswa Jerman Menjelang Kuliah Kelas Internasional di Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud

WhatsApp Image 2016-08-29 at 15.56.24r

Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Unud Prof. I Nyoman Darma Putra bergambar bersama mahasiswa Jerman dan mahasiswa kelas internasional Unud menjelang pelaksanaan Orientasi Akademik, Senin 29 Agustus 2016.

Sehubungan dengan pelaksanaan program “Joint Curriculum” untuk kelas master kajian pariwisata, Prodi S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Unud menggelar orientasi akademik, Senin, 29 Agustus 2016. Orientasi akademik ini digelar untuk menyambut pelaksanaan kelas internasional S-2 Kajian Pariwisata Unud yang untuk pertama kalinya dilaksanakan.

Acara Orientasi Akademik diikuti oleh mahasiswa Jerman dan mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Unud. Kelima mahasiswa Jerman yang ikut adalah Anna-Lena Sperlich, Nicole Skelnik, Tobias Maximilian Bluhm, Tamma Sophie Heidrowski, dan Julia Katharina Elisabeth Kraemer. Mereka berasal dari University of Applied Science Stralsund, Germany.

Tampil sebagai narasumber dalam orientasi akademik ini adalah Drs. I Ketut Tika dari CIP (Centre for International Program) Unud dan Prof. I Nyoman Darma Putra (Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata).

Tur di Kampus dan Sekitarnya

Sebelum orientasi di kelas, mahasiswa Jerman melakukan tur di kampus Unud agar mereka mengenal situasi dan fasilitas di kampus. Mereka juga diajak jalan-jalan ke toko buku dan mall Matahari yang tidak jauh dari Unud.

Mahasiswa Jerman yang baru pertama kali ke Bali tampak antusias mengikuti acara.

Dalam orientasi  akademik di kelas, Ketut Tika menyampaikan berbagai informasi mengenai Unud dan kelas internasional. Dia juga menginformasikan mahasiswa tentang hal-hal praktis mengenai kebudayaan lokal, dan urusan visa.

“Jika perlu urusan visa, kami di CIP ada staf yang siap membantu,” ujar Ketut Tika.

WhatsApp Image 2016-08-29 at 15.56.28 r

Suasana orientasi akademik.

IMG_9879

Porf. Darma Putra berbincang dengan mahasiswa Jerman.

Pertukaran Mahasiswa

Kehadiran lima mahasiswa level master dari Jerman di S-2 Kajian Pariwisata adalah bagian dari kerja sama Unud dengan University of Applied Science Stralsund, Germany, yang tertuang dalam MoU antara kedua universitas.

Kerja sama Joint Curriculum ini merupakan hasil inisiatif dari ASEM (Asia-Europe Meeting) dan DirjenDikti. Awalnya dari Indonesia ada beberapa universitas yang ikut dalam penyusunan program ini, namun yang baru bisa melaksanakan tahun ini adalah Unud dan University of Applied Science.

Dalam kerja sama ini, Unud menerima lima mahasiswa Jerman, pada saat yang sama Unud (akan) mengirim lima mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata untuk belajar satu semester di Jerman.

“Kerja sama ini menambah program internasional Unud,” ujar Darma.

Pada saat orientasi, Prof. Darma Putra menjelaskan aspek akademik pembelajaran di Unud. Mahasiswa Jerman akan mengikuti kuliah di Unud selama satu semester. Mereka akan tergabung dalam kelas internasional yang juga diikuti mahasiswa Unud.

Kuliah Kelas Internasional

Kuliah kelas internasional dimulai Senin, 5 September. Sebelum itu, mahasiswa mendapat kesempatan untuk mengikuti seminar internasional pariwisata [ https://www.balitourism.or.id/ ] yang dilaksanakan Prodi Doktor Pariwisata dan S-2 Kajian Pariwisata Unud, 1-3 September di kampus setempat.