“Tourism Souvenir and National Identities”, Topik Kuliah Dosen Tamu dari Swedia

Prodi S-2 Kajian Pariwisata dan Prodi Doktor S-3 Pariwisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana menggelar kuliah dosen tamu atau seminar bertajuk “Travelling Textiles: Tourism Souvenir and National Identities”, Rabu, 17 Mei 2017, mulai pk. 16.00, di Aula Gedung Pascasarjana, kampus Unud Jl Sudirman Denpasar.

Seminar yang terbuka untuk umum ini menampilkan dosen Jessica Hemmings, Professor of Crafts, Vice-Prefekt of Research, Academy of Design & Crafts (HDK), University of Gothenburg, Sweden.

Sebanyak 40 Orang Ikuti Seleksi Masuk Prodi S-2 Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud

Suasana tes kompetensi dasar calon mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Unud, Jumat, 5 Mei 2017 (foto Darma Putra)

Sebanyak 40 calon mahasiswa baru mengikuti seleksi masuk Prodi Magister Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud. Ujian seleksi hari pertama berupa test kompetensi dasar dan wawancara berlangsung Jumat 5 Mei 2017, di kampus Unud Sudirman.

Tes potensi akademik dan bahasa Inggris dilaksanakan Minggu, 7 Mei 2017 di kampus yang sama.  Ujian ini akan diikuti semua calon mahasiswa baru untuk jenjang master, doktor, spesialis, dan peofesi. Jumlahnya adalah 1064 orang.

Pengumuman hasil seleksi akan disampaikan Sabtu, 13 Mei.

Peneliti Belanda: Kajian tentang Bali tak bisa Lepas dengan Pariwisata

Dr. Marieke Bloembergen, senior researcher KITLV, Leiden, Belanda, menerima buku dari Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Prof. I Nyoman Darma Putra, Selasa, 2 Mei 2017.

Peneliti senior KITLV Belanda mengatakan bahwa apa pun yang dikaji mengenai Bali pasti berkaitan dengan pariwisata. Doktor Marieke Bloembergen, senior researcher KITLV, Leiden, Belanda, mengatakan hal tersebut saat berkunjung ke Prodi Magister Kajian Pariwisata, Selasa, 2 Mei 2017.

Seminar Desa Wisata Membangun Indonesia dari Desa Sinergi Penguatan Ekonomi, Budaya dan Pariwisata Berkelanjutan

Catatan Ida Ayu Dyana Prawerti, Angkatan 2016

Desa Kutuh, Kecamatan Kuta Selatan, mengembangkan diri menjadi dessa wisata dengan daya tarik Pantai Pandawa (Foto Darma Putra)

Sekitar 17 mahasiswa Program Studi S2 Kajian Pariwisata Unud mengikuti Seminar Desa Wisata Membangun Indonesia Dari Desa Sinergi Penguatan Ekonomi, Budaya dan Pariwisata Berkelanjutan bertempat di Gedung Graha Tirta Gangga Kantor Perwakilan Bank Indonesia pada Kamis, 27 April 2017.

Seminar yang dilaksanakan Forum Komuniknasi Desa Wisata Bali itu menghadirkan empat narasumber yaitu Bagus Sudibya (Asita/Praktisi), I Ketut Budarma,Ph.D (dosen Politektik Negeri Bali), I Gusti Agung Prana (Praktisi), dan Prof. Dr. I Nyoman Darma Putra (Ketua Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud). Seminar diikuti sekitar 200 peserta, berlangsung sehari.

Menyaksikan Malam Obituari Maestro Tari Bali Oka Blangsinga pada Hari Tari Dunia

Catatan Tomi Agfianto, Angkatan 2016

Tari Kebyar duduk yang biasa ditarikan Oka Blasinga, malam itu dipentaskan cucunya, Gek Nia (foto-foto Tomi).

Pariwisata budaya yang menjadi label Bali, banyak berutang budi pada seniman. Dari para penari, penabuh, pelukislah, citra pariwisata budaya Bali tumbuh unik dan kuat.  Jasa mereka pantas diapresiasi.

Malam itu, Sabtu 29 April 2017, bertepatan dengan peringatan Hari Tari Dunia, penulis beruntung bisa menghadiri dan menikmati pertunjukan tari dalam acara “Obituari Maestro Tari Ida Bagus Oka Blangsinga” di Bentara Budaya Bali. Pada malam kenangan untuk maestro itu, diputar film dokumenter Oka Blansinga, berdurasi sekitar 15 menit.

Seminar Peranan Angkutan Udara dan Manajemen Logistik Menunjang Industri Pariwisata

Pemakalah Gus Mananda saat mempresentasikan makalah dalam seminar pariwisata, Jumat, 21 April 2017.

Sekitar 17 mahasiswa Prodi MagisterKajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud mengikuti seminar pariwisata yang berlangsung, Jumat, 21 April 2017, di Ruang Soka, Dinas Pariwisata Provinsi Bali.

Seminar yang berlangsung tepat pada Perayaan Hari Kartini itu diselenggarakan mahasiswa Jurusan S1 Industri Perjalanan Wisata Fakultas Pariwisata Universitas Udayana.

Dosen University of Melbourne Tertarik Teliti Seni Pertunjukan Pariwisata

Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud Prof Darma Putra menyerahkan buku kepada A/Prof Paul Rae, ahli seni pertunjukan dan teater dari University of Melbourne, Sabtu, 22 April 2017.

Dosen University of Melbourne Australia tertarik untuk meneliti seni pertunjukan legong dalam konteks kepariwisataan.

“Saya sudah menonton legong di Ubud beberapa kali dan tertarik untuk mendalami apa makna tarian ini bagi wisatawan, masyarakat, dan bagi dunia seni pertunjukan itu sendiri,” ujar A/Prof. Paul Rae, dosen teater dan cultural communication, University of Melbourne.

Dua Wartawan ‘Kompas’ Kunjungi Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud

Wartawan Kompas Hamzirwan Hamid (kanan) menerima tiga buku tentang Bali dari Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Prof. Darma Putra, Rabu, 19 April 2014 (Foto Nina Susilo).

Dua wartawan Kompas dari Jakarta berkunjung ke Prodi Magister Kajian Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana, Rabu, 19 April 2017. Kedatangan mereka diterima Kaprodi Prof. I Nyoman Darma Putra di ruang Kaprodi, Gedung Pascasarjana, Unud, Denpasar.

Kedua wartawan Kompas tersebut adalah Hamzirwan Hamid (Wakil Kepala Biro Istana) dan wartawati Nina Susilo Hamzirwan adalah alumnus Universitas Syahkuala Banda Aceh, sedangkan Nina meraih gelar master dari sebuah perguruan tinggi di New Zealand.

Pariwisata Bali Berkembang 100 Tahun, namun Sejarahnya belum Ditulis Khusus

Beberapa buku biografi pelaku pariwisata dan seniman Bali yang mengandung banyak informasi tentang pariwisata.

Pariwisata Bali sudah berkembang dalam 100 tahun terakhir namun sejarahnya belum pernah ditulis secara khusus.

Demikian disampaikan Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud Prof. I Nyoman Darma Putra dalam seminar nasional “Nilai-nilai Kearifan dalam Konteks Sejarah Lokal di Bali” di Fakultas Ilmu Budaya (FIB) Unud, 17 April 2017.

Berfoto dengan Air Mancur, Sepotong Kenangan dari Mengikuti Program Double Degree di Perancis

Oleh Erinda Moniaga, Alumni DDIP 2013 – 2014

Menara Eiffel (Foto-foto Erinda Moniaga).

Izinkan saya mengenang kembali masa-masa ketika saya mengikuti program Double Degree Indonesia Prancis di tahun 2013-2014, sebuah program kerja sama antara Program Studi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana dengan universitas di Prancis, yang didanai oleh Kementrian Riset dan Teknologi Indonesia (sebelumnya bernama Mendibud, Mendiknas).

Mengingat kembali kisah penuh kenangan itu bermula dari sini.