Mahasiswa Magister Pariwisata Unud Kunjungi Thaliland

Sebanyak 41 mahasiswa Program Magister Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana bertolak menuju Thailand pada Selasa (26/3) pagi. Rombongan yang dipimpin dosen senior Dr. Agung Suryawan Wiranatha mengikuti kegiatan “Study Tour ke Pattaya dan Bangkok, Thailand 26-30 Maret 2019”. Dekan Fakultas Pariwisata Unud Dr. Drs. I Nyoman Sunarta, M.Si  saat melepas rombongan studi tour, Senin (25/3) menyatakan kegiatan studi tour sangat positif untuk peningkatan kompetensi mahasiswa Magister Pariwisata sehingga mereka mampu melakukan kajian secara komfrehensif. “Pengalaman kunjungan lapangan dapat melengkapi penguasaan teori-teori pariwisata di kelas. Kunjungan lapangan ini menjadikan pemahaman masalah kepariwisataan oleh mahasiswa lebih membumi dan aplikatif,” tegas Dr. Sunarta.

Ketua Program Magister Pariwisata Unud Dr. IGA Suryawardani, M.Mgt, Ph.D melaporkan studi tour merupakan bagian dari kegiatan akademik pada lembaga dipimpinnya. Setiap mahasiswa S2 Pariwisata wajib melaksanakan kunjungan ke destinasi pariwisata baik di dalam maupun luar negeri. Tujuannya, kata Gung Dani, mahasiswa dapat membanding aspek teoritis dan praktis perencanaan maupun pengelolaan destinasi pariwisata. “Mahasiswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini, selain belajar mereka juga refreshing atau recharging pengetahuannya sehingga balik ke kampus lebih fresh dan memiliki perspektif lebih komplit dalam penguasaan keahlian pariwisata,” tutur Gung Dani. Ditambahkan, ada sejumlah dosen senior mendampingi mahasiswa dalam study tour diantaranya Prof. Dr. Made Antara, Prof. Dr. Wayan Sukeatmaja, Dr. IBG Pujaastawa, Putu Nila Kencana, Dr. IGA Suryawardani, serta Dr. Agung Suryawan selaku ketuan rombongan.

Lebih jauh, Gung Dani memaparkan Thailand dipilih sebagai tujuan studi tour karena kunjungan wisatawan ke negeri gajah putih ini jauh lebih tinggi ketimbang Indonesia. Thailand juga sebagai negara transit bagi wisatawan yang berkunjung ke negara-negara di kawasan Asia Tenggara. “Mahasiswa dapat berpartisipasi atau belajar melakukan promosi word of mouth (WOM) atau dari mulut ke mulut ketika ngobrol dengan wisatawan dari berbagai negara yang ditemuinya dalam perjalanan,” tegas Gung Dani seraya mohon doa restu kepada seluruh civitas akademika Unud agar kegiatan tersebut berjalan lancer. (sar)