Cenderamata Buku Pariwisata Bali dari Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud

IMG_4568

Dr. Sylvine Chevalier-Pickel, dari Angers University Perancis, acungkan jempol saat menerima buku di sela acara ATF di Bandung, Mei 2016 (Foto Diah Sastri)

Menanandai usia 15 tahun bulan Juni 2016, Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana menerbitkan dua buku tentang pariwisata Bali yang dimaksudkan sebagai ‘cendera mata pengetahuan’. “Kalau ada tamu berkunjung ke kampus kami, kami memberikan kenang-kenangan buku,” ujar Prof. I Nyoman Darma Putra, Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Pascasarjana Universitas Udayana.

Kedua buku yang diterbitkan itu adalah Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali (2015) disunting oleh I Nyoman Darma Putra dan Recent Development in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress (2015) disunting oleh I Nyoman Darma Putra dan Siobhan Campbell dari University of Sydney.

Buku Pariwisata Berbasis Masyarakat Model Bali berisi tulisan hasil penelitian mahasiswa dan dosen Prodi Magister Kajian Pariwisata, sedangkan buku Recent Development in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress adalah kumpulan karangan dari peneliti internasional yang menulis tentang sosial budaya dan pariwisata Bali. Mereka berasal dari Inggris, Belanda, Perancis, Jerman, Jepang, Australia, dan dari Bali sendiri.

Dua buku pariwisata Bali dari Program Studi S-2 Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Dua buku pariwisata Bali dari Program Studi S-2 Kajian Pariwisata Universitas Udayana.

Selain kenang-kenangan pengetahuan, kedua buku itu tentu saja untuk pengayaan literatur studi kepariwisataan yang diperlukan mahasiswa, dosen, dan peneliti. “Kami berharap walaupun kecil dapat berkontribusi ke dalam studi kepariwisataan,” ujar Darma Putra.

Kedua buku juga dikirim kepada berbagai pihak termasuk Gubernur Bali, Kepala Dinas Pariwisata Bali, Walikota Denpasar, dan sejumlah tokoh lainnya.

Dari kalangan akademik dalam dan luar negeri, buku disampaikan sebagai kenangan kepada Vice Principal & International, Dean for South East Asia University of Glasgow, Prof. Frank N. Coton, ketika dia berkunjung ke Unud untuk penandatanganan kesepakatan kerja sama gelar ganda magister pariwisata dengan Unud, 20 Mei 2016.

“Mengesankan sekali, kita sebagai orang akademik bergerak dalam dunia pendidikan, tentu memerlukan buku,” kata Frank. Dia menerima dua buku dan akan menyerahkan sebuah untuk perpustakaan University of Glasgow.

FullSizeRender(6)

Prof. Frank N. Coton, Vice Principal & International, Dean for South East Asia University of Glasgow, menerima buku saat penandatanganan kerja sama double degree bersama PR IV Unud (tengah) 10 Mei 2016.

Kami juga memberikan dua buku kepada Dr. Mark Hampton, Director Centre for Tourism in Islands and Coastal Areas, University of Kent, Inggris, ketika dia berkunjung ke Unud untuk menjajaki kerja sama dan memberikan seminar di Fakultas Pariwisata Unud. Seminar dirancang oleh Dekan Fakultas Pariwisata Unud I Made Sendra.

IMG_4474

Dr. Mark Hampton, Director Centre for Tourism in Islands and Coastal Areas, University of Kent, Inggris, menerima buku saat berkunjung ke Unud untuk seminar, awal Mei 2016. Mark diapit oleh Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata (kiri) dan Dekan Fakultas Pariwisata Unud Made Sendra (kanan)

Buku juga kami sampaikan kepada Dr. Sylvine Chevalier-Pickel, dari Angers University Perancis, partner kerja sama program DDIP (double degree Indonesia Perancis) dalam lima tahun terakhir ini. Sylvine datang ke seminar Asian Tourism Forum (ATF) di Bandung awal Mei 2016, dan buku kami titipkan lewat Diah Sastri Pitanatri, mahasiswa S-2 Pariwisata Unud yang ikut seminar bersama Sylvine di ATF Bandung.

Wow…that’s great,” cetus Sylvine memuji. Sebuah buku akan ditaruh di perpustakaan kampusnya.

IMG_4567

Ketua STP Bandung, Dr. Anang Sutono, MM.Par., CHE. menerima buku dari Diah Sastri di sela-sela acara ATF Bandung, awal Mei 2016.

Wonderful Books

Kami juga menyampaikan dua buku kepada Ketua STP Bandung, Dr. Anang Sutono, MM.Par., CHE. “Wah bukunya amat berkualitas, Wonderful books for Wonderful tourism,” ujar Anang Sutono.

“Kami bermaksud mengundang Pak Darma untuk membahasnya kepada mahasiswa dan staf pengajar kami di STP Bandung,” tambah Dr. Anang.

Buku juga kami sampaikan kepada teman-teman wartawan seperti Sandi Maulana (Radar Bali/ Jawa Pos), Raka Santeri (mantan wartawan Kompas/kolumnis Pos Bali), dan Yudith Herawati (Kompas/Dewata TV Bali). Berharap agar kontribusi pengetahuan lewat penerbitan buku ini bermanfaat adanya.

“Sudah saya tulis tentang buku pariwisata berbasis masyarakat di harian Pos Bali, sudah baca?” tulis Raka Santeri lewat SMS 7 Mei lalu. (*)