Kabar Alumni: Cocok untuk Belajar Langsung di Lokasi Pariwisata

Oleh Ramang Husin Demolingo, Angkatan 2012

Ramang (nomor tiga dari kanan) saat melakukan FGD sebagai bagian riset tesisnya.

Ramang (nomor tiga dari kanan) saat melakukan FGD sebagai bagian riset tesisnya.

Sejak menamatkan pendidikan S1 di salah satu universitas ternama di Jakarta tahun 2004, saya bekerja di bidang MICE (Meeting, Incentive, Conference, Exhibition). Hampir delapan tahun lebih saya berkecimpung di bidang ini. Saya bekerja sebagai event organiser di beberapa daerah seperti Bali, Lombok, Jogyakarta.

Tahun 2012, saya memutuskan untuk melanjutkan kuliah S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana Bali.

Waktu itu, Prodi Kajian Pariwisata Unud menawarkan program program DDIP (double degree Indonesia Perancis). Saya memilih program itu. Tapi, sayang dalam program ini saya hanya bisa menyelesaikan satu program saja yaitu kajian pariwisata di Universitas Udayana. Keinginan untuk program kuliah satu tahun di Anger’s University, Perancis, tidak tercapai karena saya tidak mencapai standar bahasa yang dipersyaratkan oleh pemerintah Perancis.

Saya memilih kuliah S-2 di Universitas Udayana dengan dua alasan berikut. Pertama, Unud merupakan universitas negeri satu-satunya di Indonesia yang menyelenggarakan program pariwisata berjenjang dari S1, S2, sampai dengan S3.

Kedua, karena Pulau Bali merupakan laboratorium dunia pariwisata maka sangat cocok untuk belajar langsung di lokasi pariwisata.

Kedua alasan ini membuat saya tertarik mau mendalami industri pariwisata di Pulau Dewata. Bagi saya, yang berasal dari provinsi baru di daerah Sulawesi yaitu Gorontalo dan masih berkembang pariwisatanya serta sangat membutuhkan SDM di bidang pariwisata pula.

Selama menempuh studi S2 di Bali, banyak yang saya pelajari dalam dunia pariwisata, terutama yang berhubungan langsung dengan industri pariwisata yang sangat berkembang di Bali.

Awal tahun 2015 saya menyelesaikan studi S2 kajian pariwisata dengan hasil yang sangat memuaskan. Di luar dugaan saya ternyata para alumni pascasarjana Unud Kajian Pariwisata ini sangat dibutuhkan menjadi tenaga dosen di beberapa daerah di Indonesia. Dengan adanya perkembangan pendidikan pariwisata di hampir seluruh Indonesia membuat para alumni tahun ini menjadi primadona yang di perebutkan oleh beberapa perguaruan tinggi bidang pariwisata di Indonesia.

Ramang

Ramang di sebuah fasilitas akomodasi di Gorontalo.

Hasil Penelitian.

Saya sengaja mengambil penelitian didaerah asal kelahiran saya Kabupaten Gorontalo. Judul Penelitian saya adalah Pengembangan Pariwisata di Desa Bongo Kecamatan Batudaa Pantai Kabupaten Gorontalo. Desa ini menjadi tren di Gorontalo sejak ditetapkan oleh pemerintah sebagai salah satu desa wisata religi di Gorontalo pada tahun 2007. Desa ini mempunyai banyak potensi wisata di antaranya adalah potensi wisata saujana, dan merupakan potensi saujana satu-satunya yang ada di Gorntalo. Selain itu Desa ini juga mempunyai

Potensi budaya unggulan sebagai aset budaya masyarakat Islam Gorontalo yaitu tradisi perayaan Walima (tradisi masyarakat desa dalam perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad SAW) yang dilaksanakan setiap tanggal 12 Rabiul Awal Tahun Hijriah atau setiap bulan Januari – Februari setiap tahunnya dalam kalender Masehi.

Saya melakukan penelitian di Desa Bongo Kabupaten Gorontalo pada bulan Oktober sampai Desember 2014 dan selesai pada Januari 2015. Saya berangkat dari Denpasar ke Gorontalo pada akhir September 2014, setelah melakukan ujian proposal tesis. Penelitian saya menggunakan metode teknik pengumpulan data selain wawancara dan dokumentasi, saya menggunakan teknik FGD (Focus Group Discussion) langsung di tempat lokasi penelitian.

Sebenarnya judul tesis saya ini saya sudah persiapkan pada saat saya mulai menjadi mahasiswa di Unud tahun 2012. Dari tugas-tugas makalah yang diberikan oleh para professor di kampus saya selalu mengaitkan dengan judul tesis ini, sehingga tidak terlalu sulit bagi saya untuk menyelesaikan tugas akhir. Terkadang tugas akhir menjadi momok yang sangat menakutkan bagi para mahasiswa tingkat akhir sehingga selalu lama dalam menyelesaikan pendidikan di Universitas.

Sebaiknya dalam menulis karya akhir buatlah target jadwal khusus dan taatilah jadwal tersebut. Hindarilah kebiasaan buruk seperti: Procrastination Habit, alias kebiasaan suka menunda-menunda pekerjaan yang utama dengan yang mendahulukan hal-hal yang tidak penting. Contohnya Baru 5 menit, buka word office niat mau menulis, eh malah ngecek email dulu, buka facebook, twitter. Kembali menulis lagi 10 menit, kemudian tergoda lagi membuka instagram, baca sms, negecek bb, WA, line, youtube, googling, akhirnya waktu 6 jam sudah berlalu, nulisnya baru dapat 1 paragraph. Hal-hal seperti ini yang menghambat penulisan tugas akhir kita.

Beberapa Saran

Buat teman-teman dan adik-adik yang masih berjuang dalam penulisan tugas akhir saya hanya ingin berbagi saja, berikut saya sarankan bagaimana menulis tugas akhir sesuai dengan pengalaman saya:

  • Persiapkan topik atau judul yang kita akan tulis ketika kita masuk perguruan tinggi tempat studi, usahakan penelitian berasal dari daerah kita sendiri.
  • Pilihlah topik yang menarik menurut kita, supaya pada saat menulis tidak merasa cepat jenuh karena ada keinginan dan ketertarikan dari kita sendiri sebagai penulis.
  • Jangan sering gonta-ganti judul penelitian, dan usahakan pilihlah dosen pembimbing yang memahami judul yang kita pilih dan sesuai dengan keilmuannya.
  • Jangan malu bertanya kepada teman atau dosen yang dianggap kompeten, hal ini penting ketika kita sudah menulis panjang lebar tapi tidak tepat dan waktu pun terbuang.
  • Cari sumber sebanyak mungkin yang penelitiannya mirip dengan topik kita, agar kita bisa melakukan step-step yang benar.
  • Jangan terlalu serius dalam menulis tesis, dalam arti santailah tetapi tetap fokus agar jangan stress karena tesis adalah tulisan biasa saja, dan bukan sesuatu yang menakutkan.
  • Tabahlah, dan bersabarlah karena dalam proses penulisan pasti akan ada hambatan dan tantangan baik besar maupun kecil. Berpikir positif, dan berdoa jangan lupa.

Demikian. Semoga tulisan saya ini bermanfaat buat teman-teman semua. Semoga teman-teman semua segera selesai study nya dengan hasil yang sangat-sangat memuaskan ! serta keilmuanya bisa barokah dan bermanfaat untuk semua Amin.

 Jakarta, 25 Juni 2015

 Ramang Husin Demolingo, Email: rlinggo@gmail.com