Kabar Alumni, 2012: Rafael Modestus Ziku, Cari Tambahan Uang Saku

Rafael di Pulau Komodo

Rafael di Pulau Komodo

Rafael Modestus Ziku, S.S., M. Par., adalah mahasiswa angkatan 2012 yang menyelesaikan pendidikannya awal 2015. Dia berbagi pengalaman tentang kuliah di S2 Kajian Pariwisata Unud dan pengalaman riset untuk tesis di Pulau Komodo.

Setelah memperoleh gelar sarjana, saya memutuskan untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi. Saya memilih untuk bergabung dengan Prodi S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana. Setelah mengikuti serangkaian tes seleksi penerimaan mahasiswa baru, akhirnya saya resmi menjadi mahasiswa S2 Kajian Pariwisata di Universitas Udayana.

Kuliah S2 Pariwisata di Universitas Udayana memberikan saya banyak pengalaman yang berharga. Di kampus ini, saya berinteraksi dengan teman-teman dari berbagai latar belakang, seperti akademisi, pegawai pemerintahan, maupun pengusaha dalam bidang pariwisata. Berinteraksi dengan mereka menambah wawasan saya dalam bidang pariwisata.

 Tambahan Uang Saku

Lingkungan kampus sangat mendukung saya dalam belajar. Dosen-dosen yang ramah, pegawai administrasi yang selalu siap memberikan bantuan, serta teman-teman yang selalu memberikan semangat dengan caranya masing-masing. Selain itu, jadwal kuliah kelas reguler yang dimulai pada sore hari, memungkinkan saya untuk bekerja pada siang harinya. Dengan begitu, saya bisa memperoleh tambahan uang saku.

Model pendidikan program pascasarjana di Universitas Udayana merupakan gabungan antara proses pendidikan melalui perkuliahan dan melalui penelitian (by research). Sebagai mahasiswa pascasarjana, saya juga melaksanakan kedua proses pendidikan tersebut.

 Riset di Komodo

Ketika seluruh mata kuliah sudah saya selesaikan, tugas saya selanjutnya adalah melakukan penelitian. Setelah melakukan berbagai pertimbangan, saya memilih untuk melakukan penelitian lapangan di Desa Komodo, Taman Nasional Komodo.

Pada saat melakukan penelitian lapangan, saya banyak dibantu oleh pihak Balai Taman Nasional Komodo (BTNK). Bentuk bantuan yang mereka berikan berupa perizinan, tempat menginap di Desa Komodo, makanan dan minuman, dan sebagainya.

Bapak Hermanto dari BTNK selalu setia menemani saya ketika melakukan pengumpulan data di lokasi penelitian. Banyak informasi penting yang saya peroleh dari bapak Hermanto yang membantu saya dalam proses pengumpulan data. Sedikit tips saya berikan kepada bapak Hermanto sebagai ungkapan rasa terima kasih saya atas bantuannya.

Seperti Berlibur

Saya sangat menikmati masa penelitian lapangan di Desa Komodo. Suasana Desa Komodo yang baru, membuat saya seperti sedang berlibur. Masyarakat di desa ini sangat ramah dan terbuka. Saya tidak mengalami kesulitan ketika mewawancarai mereka untuk mendapatkan data penelitian.

Ketika tidak sedang melakukan pengumpulan data, saya ikut membantu pegawai resort melakukan surveillance di sekitar Pulau Komodo. Banyak pelajaran yang saya peroleh dari para pegawai resort Desa Komodo tentang cara mendata aset yang berada dalam wilayah konservasi. Melihat cara mereka bekerja, membuat saya semakin sadar akan pentingnya menjaga lingkungan konservasi.

 Setelah menyelesaikan proses pengumpulan data di Desa Komodo, akhirnya saya kembali ke Labuan Bajo, sebelum akhirnya ke Bali untuk menulis tesis tentang Taman Nasional Komodo. Syukur, tesis bias saya rampungkan, dan akhirnya saya menyelesaikan pendidikan S2 dan ikut wisuda akhir Mei 2015.

 Email: ziku.rafael@yahoo.com

No. Telepon: 085339880231