Kabar Alumni: Kuliah dengan Beasiswa Pemprov Bali

Oleh Luh Sri Astuti, Angkatan 2013

Luh Sri Astuti saat wisuda  Universitas Udayana, Mei 2015.

Luh Sri Astuti, S.Kom, M.Par.,  saat wisuda Universitas Udayana, Mei 2015.

Pemerintah Provinsi Bali memberikan kesempatan dan beasiswa untuk kuliah di Program Studi Kajian Pariwisata Universitas Udayana bagi 15 orang PNS di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali pada tahun 2013. Program seleksi dimulai dengan memberikan tes tulis dan wawancara lisan kepada calon karyasiswa.

Banyaknya peminat menyebabkan saya harus berjuang semaksimal mungkin untuk memperoleh kesempatan ini. Tidak ada kemenangan tanpa usaha.

Akhirnya 15 orang di antara peminat berhasil lolos untuk mengikuti perkuliahan di Pascasarjana Program Studi Kajian pariwisata, namun seorang dari kami terpaksa mengundurkan diri karena faktor kesehatan. Sangat senang tentunya atas kesempatan yang diperoleh.

Matrikulasi diselenggarakan sekitar bulan September 2013, berbaur dengan teman-teman karyasiswa lainnya baik itu sesama PNS, pengajar, serta teman-teman dari praktisi pariwisata. Pengalaman seru dari kegiatan matrikulasi ini adalah perjalanan mengunjungi salah satu desa wisata Desa Sudaji di Buleleng, Bali Utara.

Kami berjalan menuju salah satu air terjun di desa tersebut dengan mendaki bukit dan menuruni jurang yang sangat curam, seru dan juga sedikit was-was. Perjalanan tersebut terbayarkan dengan pemandangan air terjun yang sangat indah “Seven Woders” dan air yang jernih dan segar, ditambah udara yang sejuk.

Perjalanan yang mendebarkan tetapi fun. Kami sebagai mahasiswa baru kian akrab berkawan satu sama lain.

Saat trekking di Desa Sudaji

Saat trekking di Desa Sudaji, jalur terjal mendebarkan tapi tetap fun.

Pengalaman Kuliah

Berdasarkan pengalaman, perkuliahan di Program Studi Kajian Pariwisata adalah dua semester. Semester pertama merupakan masa di mana kami beradaptasi dengan berbagai kegiatan perkuliahan dan kampus.

Angkatan kami dibagi dua kelas, ada yang kuliah pagi dan ada yang kuliah sore. Kami para pegawai negeri mengambil kuliah sore, karena pagi berdinas. Kuliah semester pertama ini berlangsung hari Senin sampai Kamis.

Dosen pengajar sangat baik dan sangat terbuka dalam memberikan perkuliahan. Kami beradaptasi untuk memberanikan diri mengemukakan pendapat/ pengetahuan yang dimiliki, menerima pendapat teman lain, berbicara di depan kelas, sungguh pengalaman yang sangat berharga untuk mempersiapkan diri untuk semester dan fase berikutnya.

Kisah Sedih

Cerita sedih mewarnai perjalanan perkuliahan angkatan kami. Pada akhir bulan Desember 2013, salah satu teman angkatan kami meninggal. Dia adalah juga Korti kelas kami, Putu Ivan Krishnanda Putra.

Ivan adalah sosok yang periang, pribadi yang selalu membantu dan memberikan solusi bagi kami di kelas. Kami akan selalu mengenangmu kawan, di mana pun engkau kini berada.

Semester Berikutnya

Semester kedua merupakan lanjutan dari semester pertama, kami kuliah dari hari Senin-Kamis, dengan kontak di kelas dan tugas-tugas di rumah, baik individu maupun kelompok.

Semester tiga hanya tinggal dua mata kuliah, yaitu Travelling dan Seminar. Untuk Travelling, kami melakukan study tour ke Korea, sedangkan Seminar diisi dengan penyusunan dan diskusi-diskusi proposal tesis. Kuliah Seminar berlangsung seminggu sekali, setiap Jumat sore.

Berbeda dengan semester pertama dan kedua di mana kami hampir bertemua setiap hari dengan teman-teman sekuliah, pada kuliah semester ketiga, kami bertemu seminggu sekali, setiap Jumat sore.

Mata kuliah Seminar merupakan masa-masa latihan bagi kami menuju proses pengerjaan tesis. Ide untuk tesis tentu tidak muncul secara tiba-tiba, perlu banyak membaca berbagai jurnal dan tesis terdahulu.

Ide Tesis

Ide tesis saya berawal dari beberapa artikel di jurnal yang merupakan tugas kuliah di semester-semester sebelumnya. Pembuatan proposal, proses penelitian, dan penulisan tesis merupakan masa-masa penuh perjuangan. Terutama masa proses penelitian, turun ke lapangan sebagai usaha untuk melihat fenomena, pengumpulan data kuesioner dan wawancara.

Luh Sri saat mengedarkan kuesioner untuk tesis.

Luh Sri saat mengedarkan kuesioner untuk tesis.

Proposal tesis saya adalah tentang persepsi pengelola vila terhadap penggunaan jasa online travel agent (OTA). Objek penelitian adalah vila-vila di Kuta Utara, daerah yang dikenal banyak fasilitas vila terbangun di sana.

Pelaksanakaan riset lapangan jauh lebih sulit jika dibandingkan dengan bayangan dari harapan. Cukup sulit untuk bertemu dengan rasumber yang bersedia untuk diwawancara maupun yang bersedia untuk mengisi kuisioner. Akhirnya, dengan usaha pantang menyerah, saya pun berhasil mengumpulkan data yang diperlukan untuk tesis tersebut.

Terima kasih diucapkan berkat bimbingan Prof Antara dan Pak Madiun selaku pembimbing I dan II, arahan dari Kaprodi Prof Darma dan juga penguji serta penguji lain Pak Sukaatmadja dan Pak Ida Bagus Surya, akhirnya saya dinyatakan lulus ujian tesis pada tanggal 10 April 2015.

Judul tesis saya adalah “Persepsi Pengelola Vila di Kecamatan Kuta Utara terhadap Penggunaan Online Travel Agents sebagai Media Promosi dan Penjualan”. Akhir Mei 2015, kami mengikuti yidisium dan akhirnya wisuda di Kampus Unud Bukit Jimbaran.

Pengalaman mengikuti perkuliahan di Prodi Kajian Pariwisata merupakan pengalaman dan pembelajaran yang sangat berharga bagi karir di masa mendatang. Terima kasih saya untuk Pemprov Bali atas beasiswa yang disediakan untuk kami.

Email: luhsri77@gmail.com