Dua Wartawan ‘Kompas’ Kunjungi Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud

Wartawan Kompas Hamzirwan Hamid (kanan) menerima tiga buku tentang Bali dari Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Prof. Darma Putra, Rabu, 19 April 2014 (Foto Nina Susilo).

Dua wartawan Kompas dari Jakarta berkunjung ke Prodi Magister Kajian Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana, Rabu, 19 April 2017. Kedatangan mereka diterima Kaprodi Prof. I Nyoman Darma Putra di ruang Kaprodi, Gedung Pascasarjana, Unud, Denpasar.

Kedua wartawan Kompas tersebut adalah Hamzirwan Hamid (Wakil Kepala Biro Istana) dan wartawati Nina Susilo Hamzirwan adalah alumnus Universitas Syahkuala Banda Aceh, sedangkan Nina meraih gelar master dari sebuah perguruan tinggi di New Zealand.

Mereka datang ke Bali untuk liputan mengenai pariwisata Bali dan Istana Tampaksiring. “Kami akan keliling di Bali, mengamati dinamika pariwisata termasuk ke Istana Tampaksiring,” ujar Hamzirwan.

Dalam pertemuan sekitar dua jam dengan Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata, kedua wartawan yang memiliki pengalaman jurnalistik yang panjang ini berbincang tentang perkembangan pariwisata Bali sejak dulu, zaman kolonial, sampai dewasa ini.

“Bali adalah lokomotif pariwisata Indonesia,” ujar Hamzirwan. Nina menyambungnya dengan mengatakan bahwa ‘kemajuan pariwisata Bali telah menjadi inspirasi bagi daerah lain’.

Peran eksternal dan Internal

Dalam perbincangan itu, banyak dikupas peran eksternal dalam memajukan pariwisata Bali mulai dari zaman kolonial sampai pemerintah sekarang.

“Kami berterima kasih kepada Kompas atas kunjungannya ke Prodi. Dalam wawancara atau berbincang, kami tidak saja menjawab pertanyaan tetapi juga mendapat pengetahuan tentang kepariwisataan perspektif wartawan,” ujar Darma Putra.

Di akhir kunjungan, Kaprodi Darma Putra menyerahkan tiga buku yang yaitu I Wayan Beratha Maestro Karawitan Bali (2014), Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud (2016), dan Recent Developments in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress (2015). Buku pertama diterbitkan Pustaka Larasan, sedangkan dua yang terkahir adalah terbitan Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud (klick Buku Kuliner).

Hamzirwan dan Nina menyampaikan terima kasih atas waktu wawancara. “Juga terima kasih atas buku-buku yang menarik,” ujar Nina (*).