Dosen University of Melbourne Tertarik Teliti Seni Pertunjukan Pariwisata

Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud Prof Darma Putra menyerahkan buku kepada A/Prof Paul Rae, ahli seni pertunjukan dan teater dari University of Melbourne, Sabtu, 22 April 2017.

Dosen University of Melbourne Australia tertarik untuk meneliti seni pertunjukan legong dalam konteks kepariwisataan.

“Saya sudah menonton legong di Ubud beberapa kali dan tertarik untuk mendalami apa makna tarian ini bagi wisatawan, masyarakat, dan bagi dunia seni pertunjukan itu sendiri,” ujar A/Prof. Paul Rae, dosen teater dan cultural communication, University of Melbourne.

A/Prof. Paul Rae menyampaikan minatnya untuk meneliti seni pertunjukan pariwisata Bali itu dalam pertemuan singkat dengan Kaprodi Magister Pariwisata Unud, Prof. I Nyoman Darma Putra, Sabtu, 22 April 2017 di Denpasar.

Dalam pertemuan itu, dosen yang meraih gelar doktor dari Middlesex University Inggris tahun 2005 itu menyampaikan bahwa Bali tidak saja terkenal dalam dunia pariwisata dan seni lukis tetapi juga memiliki tempat tersendiri dalam studi teater.

“Banyak publikasi dan analisis tentang teater atau seni pertunjukan yang mengulas aneka ragam seni pertunjukan Bali,” ujar Paul Rae, penulis buku Theatre & Human Rights (Palgrave 2009).

Rencananya akhir tahun ini dosen yang sempat mengajar di Singapore selama 17 tahun ini mulai risetnya di Bali. Dia berharap, bisa menjaliln kerja sama akademik dengan Universitas Udayana untuk memperlancar penelitiannya ini.

Menyambut Baik

Darma Putra menyambut baik rencana itu dan menyatakan siap menjadi sponsor akademik. “Penelitian mengenai kaitan seni pertunjukan legong dengan pariwisata menarik diteliti, apalagi legong memang merupakan ikon budaya Bali sekaligus ikon seni pertunjukan pariwisata,” ujar Darma Putra.

Darma Putra menyampaikan Unud memiliki sejumlah kerja sama akademik dengan University of Melbourne. Kerja sama itu berjalan lancar seperti contoh kuliah ‘Analysing Indonesia’ mahasiswa University of Melbourne yang dilaksanakan secara kolaboratif dengan Fakultas Ilmu Budaya Unud. Kerja sama ini sudah berlangsung dua kali dalam dua tahun terakhir.

Bulan Juli 2017, Prodi Magister Kajian Pariwisata akan melaksanakan kuliah secara kolaborasi dengan University of Melbourne untuk mata kuliah “Cultural Tourism in Southeast Asia”.

“Sudah terdaftar mahasiswa dari Melbourne sebanyak 16 orang yang akan mengikuti kuliah yang dilaksanakan dengan pengajar dari Melbourne dan dari Unud,” ujar Darma Putra.

Tingkatkan Kerja Sama

Darma Putra menyampaikan, kerja sama penelitian di bidang seni pertunjukan kaitannya dengan kepariwisataan diharapkan terus meningkatkan bentuk-bentuk kerja sama internasional prodi-prodi di Unud.

Usai pertemuan tersebut, Darma Putra memberikan kenang-kenangan kepada Paul Rae berupa buku yang diterbitkan Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud berjudul Recent Developments in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress [2016], link Book Recent development   (*).