Dosen S-2 Kajian Pariwisata Unud Berkontribusi dalam Buku “Tourism and Monarchy in Southeast Asia”

Buku pariwisata baru, terbit 2016.

Buku pariwisata baru, terbit 2016.

Setelah proses sekitar setahun, buku Tourism and Monarchy in Southeast Asia (2016) suntingan Ploysri Porananond dan Victor T. King terbit juga.

Buku diterbitkan oleh Cambridge Scholars Publishing Publisher. Isi ringkas buku bisa di click di sini: tourism-and-monarchy-in-sea

Kedua editor buku ini adalah ahli pariwisata Asia Tenggara. Ploysri Porananond (A/Prof) adalah Head of Centre for Asian Tourism Research, Editor-in-Chief, Asian Journal of Tourism Research, Chiang Mai University, Thailand.

Victor King (Profesor Emiritus) adalah peneliti tamu di Centre for Asian Tourism Research, Chiang Mai University. Victor menulis dan menyunting banyak buku pariwisata termasuk Heritage Tourism in Southeast Asia (2015) dan Tourism in Southeast Asia: Challenges and New Directions (2009).

Buku ini terdiri dari 12 bab, membahas keadaan pariwisata dan kerajaan (monarki) di Asia Tenggara seperti di Thailand, Singapura, Burma, Laos, dan termasuk dua bab tentang pariwisata dan monarki di Indonesia.

Bab pertama tentang Indonesia berjudul “Tourism of the Javanese Monarchy During the Dutch Colonial Era” oleh Janianton Damanik dan Destha T. Raharjana, dan satu lagi berjudul “Palace of Capital: A Traditional Tourist Kingdom in Modern Bali” tulisan Graeme MacRae dan I Nyoman Darma Putra.

monarchy-1

Daftar Isi

“Syukur, kami bisa berkontribusi dalam buku menarik ini,” ujar I Nyoman Darma Putra, Kaprodi Magister Kajian Pariwisata Unud. Dia menulis bersama Graeme MacRae, kolega lamanya dari Massey University, New Zealand. Keduanya sudah menulis beberapa artikel di jurnal internasional mengenai Bali. Graeme melakukan banyak penelitian di Bali, tentang budaya dan pariwisata.

Buku Tourism and Monarchy in Southeast Asia tampil dengan topik baru, menarik, dan akan menjadi rujukan kajian apriwisata Asia Tenggara dalam tahun-tahun ke depan (*).