Direktur Institut Perancis Dorong Mahasiswa Unud Melanjutkan Studi Pariwisata di Perancis

Rektor Unud Prof. K Suastika menerima kunjungan Direktur Institut Perancis untuk Indonesia, Marc Piton, di kampus Unud Sudirman, 3 Oktober 2016. Di belakangnya beruturt-turut adalah WR II Prof. Budi Susrusa dan Direktur AF Bali Amanda (Foto Darma Putra).

Rektor Unud Prof. K Suastika menerima kunjungan Direktur Institut Perancis untuk Indonesia, Marc Piton, di kampus Unud Sudirman, 3 Oktober 2016. Di belakangnya berturut-turut adalah WR II Prof. Budi Susrusa dan Direktur AF Bali Amanda (Foto Darma Putra).

Mahasiswa Indonesia didorong untuk melanjutkan pendidikan di Perancis untuk berbagai bidang studi seperti pariwisata. Dorongan tersebut disampaikan Marc Piton, Direktur Institut Perancis di Indonesia dan Konselor Kerja Sama Kegiatan Budaya, Kedubes Perancis, saat berkunjung ke Unud, Senin, 3 Oktober 2016.

Dalam kunjungan ke Unud, Marc Piton diterima Rektor Unud Prof. K. Suastika didampingi Wakil Rektor I Prof. Damriyasa, Wakil Rektor II Prof. Budi Susrusa, Wakil Rektor III Dr. I Nyoman Suyatna, dan Kaprodi Kajian Pariwisata Unud Prof. I Nyoman Darma Putra. Sementara itu, Marc Piton didampingi direktur Alliance Française Denpasar Amandine Grisard dan staff.

Dalam kunjungan itu, Marc Piton yang baru menempati posisinya di Indonesia, datang memperkenalkan diri, sembari memantau perkembangan program kerja sama dengan Unud serperti Warung Perancis, program Double Degree Unud dengan dua univerisitas di Perancis, dan kemungkinan kerja sama yang lain. Marc pernah bertugas di Jakarta awal tahun 2000-an, penempatan kembali ini seperti ‘pulang ke Jakarta’ lagi. Sebelumnya, Marc Piton sudah pernah bertemu Rektor Prof. Suastika di kampus Unud Bukit.

Mengenai kerja sama pendidikan, Marc Piton mendorong agar Unud dapat mendorong mahasiswanya untuk melanjutkan kuliah ke Perancis. “Untuk Bali, yang kepariwisataannya maju, Perancis bisa menyiapkan tempat belajar berbagai bidang pendukung pariwisata termasuk kuliner, untuk undergraduate atau postgraduate” ujar Marc Piton.

Penjelasan Kuliah di Perancis

Direncanakan dalam waktu dekat akan dikirim tim ke Unud untuk menjelaskan bebragai program pendidikan di Perancis yang bisa diikuti mahasiswa Indonesia umumnya dan Unud khususnya. “Kami akan memutar film tentang kehidupan mahasiswa Indonesia di Perancis, film inspiratif untuk orang Indonesia yang hendak belajar ke Perancis,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, rektor Unud Prof. Suastika menyambut hangat kehadirna Marc Piton dan berbagai program yang telah dan akan dilaksanakan untuk mempererat kerja sama antara Unud dan institusi pendidikan di Perancis. Rektor juga mengabarkan sepintas tentang kerja sama dengan Cina untuk menjajaki kemungkinan membuka pembelajaran bahasa China.

Marc Piton (kiri) menerima buku dari Kaprodi Pariwisata I Nyoman Darma Putra (Foto Lesmana Laddy)

Marc Piton (kiri) menerima buku dari Kaprodi Pariwisata I Nyoman Darma Putra (Foto Lesmana Laddy)

Tercetus juga kemungkinan bagi Unud untuk merintis pendirian Program Studi Bahasa Perancis. Sejauh ini, Unud baru memiliki Program Studi Bahasa Inggris dan Bahasa Jepang. “Kita akan segera jajaki kemungkinan membuka Prodi Perancis, mulai dengan mengaktifkan Warugn Perancis,” ujar Wakil Rektor I Prof. Damriyasa.

Di akhir acara, Kaprodi Magister Kajian Pariwisata I Nyoman Darma Putra memberikan kenang-kenangan kepada Marc Piton dua eksemplar buku, berjudul Recent Developments in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress (2015) suntingan I Nyoman Darma Putra dan Siobhan Campbell. Info buku ada di link berikut Klick Bali Tourism (dp).