Buku “Warisan Budaya, Perspektif Masa Kini”

 JUMPA # 2 timbangan buku

Dosen Prodi Magister Kajian Pariwisata Unud, Prof. Dr. I Wayan Ardika, menerbitkan buku Warisan Budaya, Perspektif Masa Kini (2015). Buku setebal 114 halaman ini diterbitkan oleh Udayana University Press. Sebagai guru besar ilmu arkeologi, Prof. Ardika juga memiliki minat dalam bidang warisan budaya dan kaitannya dengan heritage tourism. Sebelumnya, Ketua Prodi S-2 Kajian Pariwisata pertama ini sudah menerbitkan buku Pusaka Budaya dan Pariwisata  (2007).

Buku Warisan Budaya, Perspektif Masa Kini ini terdiri dari delapan bab. Cakupan isi buku ini tercermin dari judul-judul bab. Empat bab pertama adalah “Kawasan Cagar Budaya dalam Perspektif Pengelolaan Sumber Daya Budaya” (Bab 1, hlm. 1-16), “Museum sebagai Daya Tarik Waisata: Perspektif Multikulturalisme” (Bab 2, hlm. 17-27); “Pemanfaatan Warisan Budaya untuk Membangkitkan Jiwa Nasionalisme di Era Global” (Bab 3, hlm. 28-38); “Pencurian Pratima/ Benda Sakral di Bali pada Era Global” (Bab 4, hlm.39-56).

Empat bab berikutnya adalah “Pengelolaan Benda Cagar Budaya sebagai Daya Tarik Wisata” (Bab 5, hlm. 57-72); “Pura Besakih Ditinjau dari Perspektif Arkeologi” (Bab 6, hlm. 73-85); “Satu Tempat Suci Dua Umat: Toleransi Antarumat di Bali” (Bab 7, hlm. 86-98); “Warisan Budaya Bersama Bangsa-bangsa di Asia Tenggara” (Bab 8, hlm. 99-112).

Warisan budaya dalam buku ini hadir dalam berbagai wujud, mulai dari tinggalan arkeologi, pura, benda sakral, kota tua, dan museum. Sejalan dengan keragaman itu, pendekatan dalam kajiannya pun bersifat multidisipliner, yakni melihat berbagai bentuk warisan budaya dan melihatnya dari berbagai konteks seperti praktik agama, nasionalisme, multikulturalisme, dan tentu saja pariwisata.

Prof. Ardika menyajikan buku ini dalam kajian multidisipliner tetapi terfokus pada pentingnya pelestarian warisan dan terbukanya pemanfaatan, termasuk di dalamnya sebagai daya tarik wisata.

Buku ini dapat menambah wawasan bagi mahasiswa dan peneliti yang tertarik di bidang warisan budaya dan kaitannya dengan daya tarik pariwisata.