Calon Mahasiswa S-2 Pariwisata Unud dari Medan sampai Papua

Suasana seleksi calon mahasiswa baru S-2 Kajian Pariwisata, Sabtu, 11 Juli 2015. Tampak pula Kaprodi Darma Putra dan Sekretaris Syamsul Alam Paturusi saat sesi wawancara.

Suasana seleksi calon mahasiswa baru S-2 Kajian Pariwisata, Sabtu, 11 Juli 2015. Tampak pula Kaprodi Darma Putra dan Sekretaris Syamsul Alam Paturusi saat sesi wawancara (Foto Nyoman Kariana).

Calon mahasiswa baru Program Studi Magister (S-2) Kajian Pariwisata Unud berasal dari berbagai daerah di Indonesia seperti Medan, Malang, Surabaya, Palangkaraya, Kendari, Menado, dan Papua. Terbanyak memang dari Bali.

Sebanyak 23 calon mahasiswa baru itu mengikuti ujian seleksi masuk Sabtu, 11 Juli 2015, di Gedung Pascasarjana Kampus Universitas Udayana, Jln. PB Sudirman, Denpasar. Pada hari pertama mereka mengikuti test tulis dan wawancara, hari kedua, Minggu, 12 Juli, mereka mengikuti test bahasa Inggris dan tes potensi akademik (TPA).

Pada saat yang sama, ada sekitar 450 calon mahasiswa dari berbagai program studi master dan doktor Program Pascasarjana Unud yang mengikuti seleksi masuk gelombang kedua. Seleksi gelombang pertama telah dilaksanakan Mei lalu.

Kaprodi Magister Kajian Pariwisata, Darma Putra menyatakan kegembiraannya atas tumbuhnya minat calon mahasiswa kuliah di S-2 Kajian Pariwisata. Fakta bahwa mereka berasal dari berbagai daerah tak hanya membuktikan prodi Kajian Pariwisata populer di Indonesia tetapi juga memberikan komposisi kelas dari mahasiswa dengan latar belakang daerah yang beragam.

Latar belakang pendidikan S-1 mereka, menurut Darma Putra, beragam seperti Ekonomi, Hubungan Internasional, Informatika, Bahasa Inggris, Ekonomi Manajemen, dan Pariwisata.

“Latar belakang berbeda ini akan memberikan peluang bagi mahasiswa untuk berkontribusi dalam diskusi kelas secara baik, multidisiplin, dalam kegiatan diskusi-diskusi kelas,” ujar Darma, Kaprodi Magister Kajian Pariwisata sejak 1 Maret 2014.

Jumlah pedaftar pada gelombang pertama sebanyak 31 orang (namun 29 ikut seleksi), sedangkan gelombang ke-2 pendaftarnya berjumlah 23 orang.  Hasil seleksi rencananya diumumkan 4 Agustus 2015, sedangkan perkuliahan dimulai 1 September.

“Kuliah akan diawali dengan program matrikulasi, semacam pengenalan bidang ilmu pariwisata bagi mahasiswa baru yang berlatar belakang ilmu s-1 yang berbeda-beda,” ujar Darma.