Unud dan Universite Angers Perancis Sepakat Lanjutkan Kerja Sama Akademik Bidang Pariwisata

dp-angers-2

Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata Unud I Nyoman Darma Putra memberikan kenang-kenangan buku terbitan S-2 Kajian Pariwisata Unud kepada Head of International Relations Faculty of Tourism, Culture, Hospitality and Event Management Universite Angers, Prof. Gerold Beyer.

Prodi S-2 Kajian Pariwisata Pascasarjana Universitas Udayana dan Faculty of Tourism, Culture, Hospitality and Event Management Universite Angers, Perancis, sepakat melanjutkan kerja sama di bidang pendidikan dan penelitian sesuai dengan MoU yang sudah ada.

“Tidak ada alasan untuk tidak melanjutkan semua kerja sama yang berjalan baik selama ini,” ujar Prof. Gerold Beyer, Vice Dean Faculty of Tourism, Culture, Hospitality and Event Management Universite Angers, dalam pertemuan sekitar dua jam dengan Kapordi S-2 Kajian Pariwisata Universitas Udayana, I Nyoman Darma Putra. Pertemuan berlangsung Rabu, 7 Desember 2016, di Ruang Tamu Pascasarjana Universitas Udayana kampus Sudirman.

Selama ini, kerja sama yang berawal tahun 2010 berjalan produktif termasuk lewat program double degree Indonesia Perancis (DDIP) jejang master dan doktor pariwisata, kerja sama pelaksanaan konferensi internasional, dan publikasi.

Rencananya Gerold Beyer yang menjabat sebagai Head of International Relations Faculty of Tourism, Culture, Hospitality and Event Management Universite Angers hendak beranjangsana pada Wakil Rektor IV, tetapi tidak bisa karena beliau sedang bertugas ke Jepang.

Minat Kuliah ke Perancis

Pada kesempatan itu, Darma Putra menyampaikan bahwa mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata banyak yang berminat mengikuti DDIP ke Perancis. Mereka disarankan untuk mencari beasiswa sehingga bisa meneruskan ke Angers Universite, atau ke Sorbone Universite Paris 1, setelah mengikuti kuliah setahun di Unud.

Menurut Gerold, pihaknya siap menerima dan mengeluarkan LoA (Letter of Acceptance) untuk melamar beasiswa sehingga bisa mengikuti program double degree. Saat itu, Gerold juga mengungkapkan kemungkinan untuk mencari beasiswa di lembaga-lembaga pendidikan di Eropa walaupun itu sangat kompetitif.

Gerold juga menyampaikan ketertarikannya untuk menyalurkan minat mahasiswa jenjang master Angers Universite untuk mengikuti program joint curriculum di S-2 Kajian Pariwisata Unud. 

“Sudah ada beberapa mahasiswa yang menunjukkan minat, nanti kami dorong mereka agar datang kuliah ke Unud,” ujar Gerold.

Prod S-2 Kajian Pariwisata Unud sejak semester ini, September 2016, membuka program joint curriculum dengan University of Applied Science Stralsund German. Lewat program ini, Unud menerima lima mahasiswa dari Jerman untuk kuliah di sini, dan mengirim 5 mahasiswa Unud ke Jerman untuk kuliah setara satu semester di Jerman. 

Publikasi Buku

Darma Putra memuji kerja sama Unud –Angers karena berlangsung produktif. Tahun depan akan digelar seminar internasional pariwisata yang ke-2 di Angers, Perancis, 15-16 Juni 2017. Seminar bertema “Tourism in Indonesia  and Southern countries: A Vector Of Sustainable Development?” ini adalah kolaborasi antara Angers Universite dengan Udayana University (Bali), Bali Sate Polytechnic (Bali),  Sahid Institut (Jakarta) IFI (Institut Français Indonesia-French Embassy of Indonesia) dan the Indonesian Embassy of France. Seminar dikoordinir oleh dosen pariwisata Angers, Dr. Chevalier Pickel Sylvine.

Saat ini Dr. Chevalier Pickel Sylvine sedang mengedit buku pariwisata Indonesia yang berasal dari makalah seminar di Bali tahun 2014. Diharapkan buku bisa terbit tahun 2017 dan diloncing pada seminar tahun depan.

Pada akhir pertemuan, Kaprodi S-2 Kajian Pariwisata I Nyoman Darma Putra menyerahkan buku kepada Gerold Beyer. Buku tersebut berjudul adalah Recent Developments in Bali Tourism: Culture, Heritage, and Landscape in an Open Fortress suntingan I Nyoman Darma Putra dan Siobhan Campbell, diterbitkan Prodi S-2 Kajian Pariwisata Unud (*).