Monthly Archives: March 2017

Catatan Study Tour: Sayap-Sayap Anak Kampung Pulau Komodo

Catatan Helmi Laksono, Mahasiswa Angkatan 2016

Gadis kecil Pulau Komodo.

Jika sayap tak kaumiliki untuk terbang,

milikilah sebuah cita-cita,

niscaya sang Bulan pun kan kaujamah dengan ringan.

Ibarat burung, sayap-sayap saya sedang cidera saat kawan-kawan Program Studi Magister Kajian Pariwisata 2016 mengajak terbang ke Labuan Bajo, Komodo, Manggarai Barat. Tugas kuliah dan pekerjaan di hotel yang saling mengejar membuat gairah hidup saya hampir lenyap.

Namun, kawan-kawan menyemangati dan akhirnya saya turut serta dalam study tour (yang kala itu saya menyebutnya piknik, sebab tidak ada agenda study-nya).

Catatan Perjalanan: Dari Pulau Komodo hingga ke Waerebo, Negeri di Atas Awan

Catatan Ida Ayu Dyana Prawerti, Angkatan 2016

Desa Waerebo, di balik bukit di atas awan.

Alam yang indah dan unik adalah kekayaan Indonesia. Kami merasakan itu. Bersama rekan-rekan mahasiswa Prodi Magister Kajian Pariwisata Universitas Udayana 2016, kami mengadakan field trip ke Nusa Tenggara Timur, mulai dari Komodo, Pulau Kanawa, dan yang mengagumkan adalah kami berhasil menjejakkan kaki di Desa Waerebo, kerap dijuluki ‘Negeri di Atas Awan’.

Tahun 2012, Desa Waerebo mendapat anugerah UNESCO Asia-Pacific Awards for Cultural Heritage Conservation 2012. Berikut adalah catatan perjalanan kami yang tak terlupakan.

Catatan Perjalanan: Mendaki Gunung Agung, Gunung Tertinggi di Pulau Bali

Catatan Nonny Aji Sunaryo, Angkatan 2016

Jalan naik dan turun yang terjal di Gunung Agung.

Sore pada Sabtu 25/03/2017 saya, Ihyana Hulfa, dan Wiwik Nirmala Sari mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud berinisiatif mendaki untuk menikmati keindahan dan keagungan Gunung Agung dari dekat.

Gunung yang terletak di ujung timur Pulau Bali ini berketinggian 3.142 mdpl, gunung tertinggi Bali. Lebih dari tertinggi, Gunung Agung merupakan gunung yang dianggap suci dan sakral oleh masyarakat Hindu.

Perjalanan ke Desa Adat Waerebo Penuh Petualangan yang Memukau

Catatan Perjalanan Yuliska Labawo, MKP 2016

Berfoto bersama ketua adat sebelum kembali pulang.

Setelah berhasil meng-explored Pulau Komodo, Pulau Padar dan sekitarnya selama dua hari, 14—16 Maret 2017 (Klick Pulau Padar), kami dari mahasiswa Prodi Magister Kajian Pariwisata, Fakultas Pariwisata Unud, meneruskan perjalanan ke Desa Adat Waerebo, Manggarai, Flores. Perjalanan ke Waerebo yang melampaui medan petualangan ini sungguh memukau.

Berikut adalah catatan perjalanan kami yang mengagumkan ke desa di atas bukit yang indah, unik, yang mendapatkan UNESCO Asia-Pacific Awards for Cultural Heritage Conservation 2012.

Tour Mahasiswa S-2 Kajian Pariwisata Unud ke Pulau Padar, Permata Nusa Tenggara Timur

Catatan Nonny Aji Sunaryo dan Ihyana Ulfa, Angkatan 2016

Pesona Pulau padar. Indah tiara tara.

Padar adalah pulau yang memiliki pemandangan cantik nan eksotis, dari sekian pulau yang termasuk dalam kawasan konservasi taman nasional komodo. Pulau ini tidak dihuni oleh biawak komodo.

Daya tarik utama adalah pemandangan di puncak bukit di mana kita dapat melihat lanskap tiga pantai yang berbeda.

Kuliah Umum Prof. Pitana di S-2 Kajian Pariwisata Dimuat di Bali Post.

Kuliah umum Prof. I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata, yang berlangsung Rabu, 15 Maret 2017, dimuat di koran Bali Post, Jumat, 17 Maret 2017. Laporan kuliah umum ada di link ini Kuliah Prof. Pitana

Buku ‘Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud’ Diulas Koran Radar Bali

Koran Radar Bali, 17 Maret 2017, halaman I. Foto hidangan dari Bebek Bengil, namun keterangannya disebutkan Buk Mangku.

 

Buku Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud yang diterbitkan Prodi S-2 Kajian Pariwisata, Fakultas Pariwisata, Universitas Udayana diulas secara bersambung di koran Radar Bali (Jawa Pos Group) dalam edisi medisi Jumat, 17-18 Maret 2017 dan Sabtu, 18 Maret 2017.

Ulasan ini muncul dua hari setelah peluncuran buku (15 Maret 2017) di Unud. Berikut adalah kliping ulasannya.

Prof. I Gde Pitana: Kuliner, Segmen Pasar Wisata yang sedang Berkembang

Prof. Pitana menyerahkan buku kepada Prof. Adrian Vickers, I Made Sudjana dari Sekolah Tinggi Pariwisata Internasional Bali, dan peserta lainnya sesudah peluncuran (Foto-foto Agus Darmika).

Kuliner merupakan segmen pasar pariwisata yang sedang berkembang. Tahun 2019, pemerintah menargetkan 5,4 juta wisman yang datang untuk menikmati wisata kuliner.

Demikian disampaikan Prof. I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata, dalam kuliah umum di Prodi S-2 Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud, Rabu, 13 Maret 2017.

Prodi S-2 Kajian Pariwisata Gelar Peluncuran Buku dan Kuliah Umum tentang Peran Kuliner Lokal dalam Promosi Pariwisata Internasional

Prodi Magister Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud akan melaksanakan peluncurkan buku dan kuliah umum mengenai wisata kuliner. Acara yang terbuka untuk umum dan gratis ini dilaksanakan, Rabu, 15 Maret 2017, di Gedung Aula Pascasarjana, Unud, Jalan Sudirman Denpasar.

Buku yang diluncurkan berjudul Wisata Kuliner Atribut Baru Destinasi Ubud (2016) karya bersama Putu Diah Sastri Pitanatri dan I Nyoman Darma Putra. Peluncuran dilakukan oleh Prof. Dr. I Gde Pitana, Deputi Pemasaran Mancanegara Kementerian Pariwisata.

Kajian Pariwisata Tamatkan 11 Magister termasuk Dua “Double Degree” dalam Wisuda Periode Maret 2017

Sekretaris Prodi Dr. Syamsul Alam Paturusi,MSP berfoto bersama lulusan Magister S-2 Kajian Pariwisata untuk wisuda periode Maret 2017.

Prodi Magister Kajian Pariwisata Fakultas Pariwisata Unud menamatkan sebelas mahasiswa dengan gelar M.Par. dalam periode wisuda Maret 2017. Dua di antaranya tamatan program double degree di Perancis. 

Kesebelas lulusan tersebut dilepas sebagai calon wisudawan di Fakultas Pariwisata, Kamis, 9 Maret 2017. Dua hari kemudiannya, Sabtu, 11 Maret, mereka mengikuti upacara wisuda di Kampus Unud, Bukit Jimbaran.